Empat gerbang di Masjid Tegalsari, Ponorogo, mengundang perenungan tentang perjalanan eksistensial manusia: menjalani kehidupan, mengenali diri, menghadapi kematian, dan merenungkan kehidupan setelahnya. Sebuah pembacaan filosofis atas simbol-simbol Jawa dalam ruang spiritual Islam.