Skip to content

Memaknai Hidup di Dunia Modern ala Hannah Arendt

Pernahkah Anda merasa bahwa hidup di zaman modern begitu sibuk hingga terkadang kita lupa bertanya: apa yang membuat hidup ini bermakna? Dalam kesibukan mengejar rutinitas sehari-hari, kita sering terjebak dalam lingkaran pekerjaan tanpa akhir yang… 

Bagikan ke:

Etika dan Dimensi Publik Agama

Hans Küng, teolog ternama asal Swiss, menawarkan perspektif menarik tentang agama dalam konteks modern. Ia memandang agama sebagai entitas yang terpilah menjadi dua dimensi utama: subyektif dan obyektif. Agama dalam ranah subyektif adalah pengalaman pribadi… 

Bagikan ke:

Agama sebagai Rahmat dan Kemaslahatan: Meretas Nalar Kekerasan

Agama, pada hakikatnya, hadir sebagai rahmat bagi semesta alam. Nilai-nilai kasih sayang, kedamaian, dan keadilan yang diajarkan oleh agama semestinya menjadi landasan hidup dalam bermasyarakat. Namun, kenyataan di lapangan sering kali menunjukkan sebaliknya. Agama justru… 

Bagikan ke:

Cinta: dari Hasrat ke Kebijaksanaan

Dialog tentang cinta antara Plato dan Sokrates bisa ditemukan dalam karya Plato yang berjudul Symposium. Dalam dialog ini, Sokrates, sebagai salah satu tokoh utama, mendiskusikan konsep cinta (eros) melalui percakapan dengan beberapa karakter lain, termasuk… 

Bagikan ke:

Integrasi Internal dan Lintas Keilmuan (Catatan Webinar)

Integrasi keilmuan sejatinya tidak hanya menjadi mandat UIN, tetapi juga IAIN (level Institut) dan bahkan STAIN (level Sekolah Tinggi). Walaupun mandat tersebut tentu berbeda karena perbedaan skala luas bidang ilmu yang diajarkan. Namun mandat ini… 

Bagikan ke:

Ordinary Self vs True Self: Menjadi Otentik di Tengah Keseragaman

Istilah “ordinary self” dan “true self” pertama kali diperkenalkan oleh Donald Winnicott, seorang psikoanalis dan psikiater terkenal pada abad ke-20. Menurut Winnicott, “ordinary self” adalah diri yang kita bentuk untuk menyesuaikan diri dengan harapan dan… 

Bagikan ke:

Menyelami Budaya Akademik di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam

Saat pertama kali bertemu dengan mahasiswa baru di Fakultas Syariah IAIN Ponorogo dalam momen PBAK Fakultas (15/08/2024), saya  merasakan energi yang luar biasa dari antusiasme mereka untuk memulai perjalanan akademik yang baru. Pada kesempatan tersebut,… 

Bagikan ke:

Teori Gerakan Ganda: Warisan Fazlur Rahman dalam Tafsir Modern

Fazlur Rahman, seorang intelektual brilian abad ke-20, memberikan warna baru dalam kajian Islam dengan memperkenalkan teori tafsir yang revolusioner: “double movement” atau gerakan ganda. Teori ini menawarkan pendekatan segar yang menghubungkan masa lalu dan masa… 

Bagikan ke: