Skip to content

Menjernihkan Penalaran Hukum Islam: Mengapa Demistifikasi Penting?

Demistifikasi penalaran hukum Islam sangat penting dilakukan untuk mengembalikan esensi hukum yang rasional dan kontekstual. Artikel ini menggunakan perspektif ilmu sosial profetik Kuntowijoyo untuk menjelaskan urgensi demistifikasi hukum Islam, yang selama ini terjebak dalam berbagai… 

Bagikan ke:

Pengembangan Paradigma Hukum Islam

Paradigma adalah kerangka pemikiran atau model konseptual yang mendasari cara kita memahami dan menafsirkan berbagai fenomena. Dalam konteks hukum Islam, paradigma mencerminkan bagaimana norma-norma hukum Islam dipahami, dirumuskan, dan diterapkan. Perubahan paradigma terjadi ketika pemahaman… 

Bagikan ke:

Filsafat Hukum Islam: Jembatan antara Teks dan Realitas

Mengapa Filsafat Hukum Islam Penting? Artikel ini tidak hanya berusaha menjawab pertanyaan “Apa itu Filsafat Hukum Islam (FHI)?” yang bersifat deskriptif, tetapi juga melanjutkan dengan pertanyaan “Mengapa Filsafat Hukum Islam penting?” Pertanyaan ini memerlukan jawaban… 

Bagikan ke:

Metodologi Neomodernisme Tafsir Hukum Islam

Judul Buku: Paradigma Teoantroposentris dalam Konstelasi Tafsir Hukum Islam; Penulis: Dr. Abid Rohmanu, M.H.I.; Penerbit: IRCiSoD; ISBN: 978-602-7696-71-6 Tebal: 296 halaman; Tahun Terbit: 2019. Buku “Paradigma Teoantroposentris dalam Konstelasi Tafsir Hukum Islam” merupakan sebuah karya monumental yang menawarkan perspektif segar dalam… 

Bagikan ke: