Jihad dalam Bingkai Poskolonial: Membaca Ulang Benturan Peradaban

Identitas Buku:

Judul: Jihad dan Benturan Peradaban
Penulis: Dr. Abid Rohmanu, M.H.I.
Penerbit: Institut Agama Islam Negeri Ponorogo
Tahun Terbit: 2015
Jumlah Halaman:

Pendekatan poskolonial adalah sebuah lensa kritik yang muncul pada 1970-an, terutama melalui karya Edward Said, “Orientalisme”. Pendekatan ini mengkritik bagaimana narasi kolonial telah membentuk pemahaman Barat tentang Timur, termasuk Islam. Dalam konteks studi Islam, pendekatan ini membantu mengurai dan memahami bagaimana kolonialisme telah mempengaruhi interpretasi dan praktik keagamaan.

Penulis menggunakan pendekatan poskolonial untuk mengkaji pemikiran Khaled Abou El Fadl. Tujuannya untuk mengkritik narasi benturan peradaban yang sering kali menggambarkan jihad sebagai aksi militan. Buku ini mengeksplorasi bagaimana konsep jihad telah disalahpahami dan digunakan dalam narasi benturan peradaban yang sering kali dipropagandakan oleh “Barat” atau bahkan oleh Muslim sendiri (Muslim Puritan).

Buku ini menawarkan perspektif baru yang menantang narasi dominan, dengan menunjukkan bahwa jihad sejatinya adalah konsep yang kaya dan multidimensional. Dalam konteks kesalahpahaman tentang Islam yang masih merajalela, buku ini memberikan wawasan penting untuk dialog antarperadaban dan mempromosikan pemahaman yang lebih bernuansa tentang Islam.

Pendekatan poskolonial penting dalam studi Islam karena memungkinkan kita untuk melihat bagaimana konsep-konsep Islam, seperti jihad, telah direduksi dan dikooptasi oleh kekuatan kolonial. Ini membantu dalam membebaskan pemahaman Islam dari kungkungan interpretasi yang sempit dan seringkali politis, dan membuka jalan bagi pemahaman yang lebih inklusif dan autentik.

Jihad, secara subtansi, adalah perjuangan spiritual dan moral yang kaya makna. Buku ini menegaskan bahwa spirit jihad dapat diaplikasikan dalam konteks kontemporer sebagai upaya memperjuangkan keadilan, perdamaian, dan pemahaman lintas budaya, yang sangat dibutuhkan dalam masyarakat global saat ini.

Bagikan ke:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *